Hadiri Diseminasi RUPTL PLN 2025-2034, Bupati Konut Suarakan Soal Tegangan Listrik Tak Stabil di Konut

Sep 03, 2025

Kanalsultra.com, Konawe Utara – PT PLN (Persero) menggelar kegiatan Diseminasi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025 hingga 2034 yang berlangsung di Aula Phinisi Hotel Claro Kendari, Senin (25/08/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh General Manager PT. PLN Persero Wilayah Sulawesi Selatan Barat (Sulselbar), Edyansyah, Koordinator Pembangunan Tenaga Kelistrikan, Pramudya, Kepala Dinas (Kadis) Sumber Daya Manusia (SDM) Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Aziz mewakili Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, serta para bupati dan wali kota se-Sultra. Forum tersebut menjadi ruang dialog antara PLN dan Pemerintah Daerah (Pemda) terkait rencana strategis PLN dalam meningkatkan rasio elektrifikasi dan mendukung proyek pembangunan infrastruktur kelistrikan di wilayah Sultra. Pada kesempatan ini, Bupati Konawe Utara (Konut), Ikbar, menyampaikan sejumlah masukan maupun keluhan masyarakat terkait kondisi kelistrikan di daerah yang dipimpinnya. Ia menyoroti masih adanya kendala tegangan listrik yang belum stabil terutama pada jam-jam beban puncak. “Kami di Konawe Utara masih bergantung pada pasokan dari Kendari. Kemudian, Masyarakat Konut terutama para ibu rumah tangga juga mengeluhkan tegangan listrik yang masih sering mengalami naik turun khususnya pada jam-jam beban puncak antara pukul lima sore hingga pukul sepuluh malam,” ungkap Ikbar dalam forum tersebut. Ikbar melaporkan bahwa tingkat elektrifikasi di Konut telah mencapai 99,8 persen dari total 159 desa. Namun demikian, dua desa yang ada di Kabupaten Konut, yaitu Desa Labengki dan Desa Tapunopaka masih belum teraliri listrik. “Pemerataan infrastruktur listrik ini sangat dibutuhkan masyarakat. Selain mendukung aktivitas ekonomi, listrik juga menjadi kebutuhan utama dunia pendidikan yang kini sangat bergantung pada teknologi. Apalagi Desa Labengki adalah salah satu destinasi wisata nasional yang sudah seharusnya mendapat perhatian lebih. Saya berharap ini bisa menjadi perhatian PLN agar Konawe Utara bisa mencapai 100 persen rasio elektrifikasinya,” ujar Ikbar. Lebih lanjut, Bupati Konut, Ikbar, juga menyampaikan gagasannya mengenai pemanfaatan energi terbarukan. Ia mengusulkan agar ke depan PLN mulai mengembangkan alternatif bahan bakar ramah lingkungan, salah satunya dengan memanfaatkan pohon gamal sebagai substitusi batu bara dalam operasional PLTU. Pihak PLN menyambut positif masukan Bupati Konut tersebut. Perwakilan PLN menyampaikan komitmennya untuk segera menurunkan tim melakukan survei lapangan di Konut guna merumuskan langkah-langkah strategis dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat. Jurnalis : Idul Editor : Risci Paktikasari