Pemda Konut Gelar Pelatihan Teknologi Pangan Berbasis Lokal, Siap Wujudkan Kelompok Tani Mandiri
Okt 12, 2025
Kanalsultra.com, konawe utara – Bupati Konawe Utara (Konut), Ikbar, melalui wakilnya, Abuhaera, didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Konut, Dedeng Desriadi, menggelar pelatihan teknologi pangan berbasis lokal dalam mendukung swasembada pangan dan penguatan kelembagaan BUMDes se-Konut, yang berlangsung di Kendari, Sabtu (30/08/2025). Dalam sambutannya, Wakil Bupati (Wabup) Konut, Abuhaera, mengatakan saat ini tantangan pangan semakin kompleks. Namun demikian, Kabupaten Konut memiliki potensi yang sangat besar dengan lahan pertanian, hasil perikanan, dan perkebunan yang melimpah untuk berdiri tegak dalam mewujudkan kemandirian pangan. Pentingnya melakukan pemanfaatan teknologi pangan berbasis lokal agar hasil bumi di Konut dapat diolah menjadi produk yang lebih bernilai, tahan lama dan bergizi sehingga mampu mendukung kebutuhan pangan masyarakat sekaligus menunjang keberhasilan program nasional. “Sejalan dengan itu, BUMDes sebagai lembaga ekonomi desa harus diperkuat. BUMDes bukan hanya menjadi motor penggerak ekonomi, tetapi juga wadah bagi masyarakat desa untuk berinovasi, berproduksi dan mengelola potensi desa secara mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya. Abuhaera kemudian menyangkut pautkan program makanan bergizi (MBG) yang sudah mulai dilaksanakan pemerintah pusat. Menurutnya, MBG merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak usia dini, terutama melalui pemenuhan gizi anak-anak sekolah. Kesiapan Konawe Utara dalam mendukung program ini ditentukan oleh beberapa hal penting diantaranya, ketersediaan bahan pangan lokal yang cukup dan beragam, serta kemampuan pengolahan pangan dengan teknologi menengah agar menghasilkan makanan sehat, higenis dan tahan distribusi. Selain itu, Peran aktif BUMDes sebagai lembaga ekonomi desa dalam mengelola rantai pasokan pangan, sinergi antar pemerintah daerah, desa dan masyarakat untuk memastikan program MBG berjalan lancar dan tepat sasaran. “Saya berharap, seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, penuh semangat, dan menjadikan momentum ini sebagai awal kebangkitan desa-desa di Konawe Utara menuju kemandairian pangan dan kesejahteraan masyarakat. Saya juga berharap, melalui pelatihan ini para peserta dapat memperoleh keterampilan baru dalam pengolahan pangan berbasis lokal, menerapkan ilmu yang diperoleh didesa masing-masing, mengembangkan produk-produk unggulan desa serta memperkuat kelembagaan BUMDes agar mampu menjadi pusat ekonomi desa yang berdaya saing,” ungkapnya. Jurnalis : Idul Editor : Risci Paktikasari