Ragam Pertunjukan Ramaikan Pembukaan Porseni Sawa Konut
Sep 02, 2025
Kanalsultra.com, Konawe Utara – Masih dalam suasana memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-80 tahun, Bupati Konawe Utara (Konut), Ikbar, didampingi sang istri, Wisra Wastawati, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis Dikbud), Asmadin, dan Camat Sawa, Jasmin, secara resmi membuka Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tingkat kecamatan. Pembukaan Porseni kali ini berpusat di Lapangan Lima-Lima, Kelurahan Sawa, Konut, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (13/08/2025). Bupati Konut, Ikbar, mengatakan pembukaan Porseni tingkat kecamatan telah berlangsung sejak Jumat, 8 Agustus 2025. Ia mengaku takjub dengan antusias masyarakat yang penuh semangat kemerdekaan. “Hari ini kecamatan ke-11 yang telah kami lakukan pembukaan. Alhamdulillah antusias dari masyarakat kita hari ini sangat semangat kemerdekaan, tingkat penerimaannya Alhamdulillah baik,” ujarnya. Selain untuk memeriahkan hari kemerdekaan, kegiatan ini juga diharapkan mempererat persatuan di tengah keberagaman suku, agama, dan bahasa di Konut. Ikbar juga mengingatkan agar seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan gotong royong dan menghindari kericuhan. Sementara itu, ketua panitia, Muhammad Almahendra Jasmin, menyampaikan lima cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Mulai dari sepak bola, voli putra, voli putri, takraw, dan bola gotong. Sementara untuk lomba kesenian, panitia menggelar lomba karaoke, senam, dan stand-up comedy yang masing-masing disponsori oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Konut. Rangkaian pembukaan berlangsung semarak dengan penampilan beragam seni dan budaya. Barisan devile pembukaan menjadi salah satu daya tarik utama, diikuti masyarakat dari berbagai usia, mulai anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Mereka tampil mengenakan busana unik, dari seragam olahraga, kostum merah putih, hingga pakaian adat lambang keberagaman budaya di Konawe Utara. Dilanjutkan pertunjukan seni tari tradisional menggugah semangat penonton dengan gerakan enerjik dan iringan musik daerah. Seni busana khas daerah juga memukau, menampilkan berbagai model pakaian adat dari suku-suku di Konawe Utara. Para model berjalan anggun di tengah lapangan, membawa ornamen budaya dan aksesori tradisional. Aksi pencak silat pun turut memeriahkan suasana dengan demonstrasi teknik bela diri penuh ketangkasan. Beberapa gerakan atraktif membuat penonton bersorak kagum. Tak hanya itu, salah satu penampilan yang mencuri perhatian adalah drama tradisional 'Arwah Pue Tuko' oleh para kreator Kabupaten Konut. Aksi teatrikal ini memadukan unsur cerita rakyat, kostum khas, dan dialog penghibur. Jurnalis : Wulan Editor : Risci Paktikasari